Happy birthday Ndueisndue
Journey Ndue

Happy Birthday For Me!

Bertambahnya satu tahun umur saya dikehidupan dunia adalah sebagai berkat yang tidak bekesudahan. Bisa menjalani kehidupan ini dengan sebaik-baiknya, diberikan Kesehatan yang tiada henti dan tentunya bisa bertahan ditengah sulitnya kehidupan karena adanya cobaan Pandemic Covid-19 yang juga masih terjadi sampai tulisan ini saya posting.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, saya tidak merayakan ulang tahun dengan heboh atau party yang mewah. Dari kecil orang tua saya mengajarkan bahwa hari kelahiran saya adalah hari yang sama dengan hari-hari lainnya, bahkan saya tidak pernah merayakan ulang tahun bersama teman-teman sebaya saya dulu. Karena untuk bertahan hidup saja susah, jadi kesederhanaan itu yang diajarkan dan akhirnya saya bisa menerima dan menjalaninya tanpa selebrasi yang aneh-aneh.

Tetapi tahun ini rasanya saya ingin menuliskan sedikit flashback dan bagaimana dream yang masih saya rapalkan setiap malam sebelum saya tidur. Dua tahunan ini menjadi masa-masa paling berat untuk saya. Baik dalam hal pekerjaan maupun kehidupan yang saya jalani. Mungkin karena efek dari Pandemic yang menyebabkan keterbatasan untuk bertemu atau liburan melepas penat.

Saya pernah tuliskan sebelumnya bahwa saya pernah kena layoff ditengah karir saya yang lagi bagus-bagusnya. Rasanya seperti hidup berhenti saat itu juga, karena bingung bagaimana saya menjelaskan ke orang tua saya tentang beban utang yang harus saya bayarkan setiap bulannya. Bagaimana menghadapi omongan orang-orang yang memandang saya penuh dengan ironi karena saya menjadi panutan anak-anak di sekitaran rumah saya bahwa saya adalah contoh dari hidup seorang perantau yang tidak neko-neko. Bersyukur Alhamdulillah, saya menemukan keluarga baru untuk bekerja ditengah situasi sulit ini.

Saya ingat betul ketika mantan senior saya menelephone menanyakan kabar sampai akhirnya nasihatnya masih saya rapalkan. Setelah kena layoff itu tandanya saya harus memulai semuanya dari awal lagi. Mengenai salary dan challenge yang ada, juga mengenai bagaimana penerimaan saya terhadap situasi pekerjaan yang terkadang tidak seperti sebelum-sebelumnya. Karena saran yang diberikan itu, saya menjadi manusia yang lebih menerima tentang kondisi yang ada. Apapun yang akan terjadi kedepannya, setidaknya saya pernah merasakan hal yang buruk sebelumnya. Come back stronger!

Baiklah, past already past, there’s always new hope for tomorrow! Mari saya ceritakan tentang impian saya kedepannya. Saya yakin saat ini belum banyak pembaca yang singgah di blog ini karena saya sendiri jarang menuliskan cerita di blog ini. Jadi biarkan catatan ini menjadi notes untuk saya kedepannya karena siapa tahu harapan dan impian yang akan saya tuliskan kali ini menjadi kenyataan dikemudian hari. Amiin!

Berulang tahun kali ini saya haturkan do’a kepada semesta alam untuk bisa disampaikan kepada Tuhan untuk saya bisa melanjutkan jenjang pendidikan S-2 yang sudah saya impikan dari 4 tahun yang lalu. Inginnya saya adalah bisa fokus beneran belajar dan tidak sambil bekerja. Saya ingin mendapati cerita kehidupan saya sebagai anak kampus beneran yang tugasnya adalah kuliah, mengerjakan tugas kuliah, Thesis dan bisa lulus sebagai lulusan terbaik. Untuk mendapati itu saya lagi berjuang bersama teman baik saya Archa untuk mencari beasiswa yang bisa menampung kami berdua. Impian ini adalah salah satu yang terbesar saat ini untuk saya. Karena saya ingin meninggalkan Indonesia sementara waktu dan bisa merasakan pengalaman bagaimana menuntut ilmu di Negara lain yang bahasannya menggunakan Bahasa Inggris secara keseluruhan. Jujur ini tidak mudah untuk saya karena Bahasa Inggris saya pas-pasan. Saya bisa lancar bahkan aksen saya bisa berubah menjadi Inggris-USA ketika saya sedang marah atau kecewa. Tetapi kalau untuk membaca perjanjian atau kontrak kerja dengan menggunakan Bahasa Inggris saya langsung mengibarkan bendera putih, menyerah.

Saya akan mencoba di tahun 2021 ini bersama Archa, walau kemarin saya sampaikan ke dia kalau saya tidak berhasil mendapatkan beasiswanya, saya akan mencoba ditahun 2022 nanti. Saya ingin mendapati hasil sebelum saya berulang tahun di tahun 2022, dan kalau saya juga masih tidak berhasil opsi selanjutnya adalah dengan legowo saya melanjutkan ke Universitas Negeri Surakarta saja. Alasannya adalah selain saya ingin menetap sementara di Solo, dan bisa pulang pergi Klaten-Solo, budget yang masuk untuk saya kuliah di Universitas Negeri adalah di UNS saja.

Opsinya adalah selama saya kuliah di Indonesia, saya bisa sambil bekerja walaupun tidak sebagai pekerja kantoran tetap, bisa saja dengan freelance atau membantu Simbok di sawah. Tetapi kalau ternyata saya berhasil mendapati beasiswa tersebut artinya saya harus meninggalkan pekerjaan yang ada di Jakarta ini. Wah, dengan bangganya saya sebutkan kalau saya ternyata bisa menjadi orang yang penting juga, walau untuk kehidupan saya sendiri. Hahaha.

Impian saya terbesar tahun ini adalah beasiswa dan melanjutkan kuliah S-2. Walau akhirnya banyak yang mendo’akan tentang pernikahan atau jodoh, diaminkan dengan harapan sebaik-baiknya karena bagaimanapun setiap do’a yang diberikan dan diucapkan adalah kalimat paling suci dan terbaik yang ada di dunia ini untuk dikirimkan ke langit-langit semesta. Biar semesta yang nantinya memilihkan dan mengabulkan mana yang terbaik untuk saya yang hidup di dunianya. Amiin.

Selain itu juga, masih ada beberapa impian lainnya untuk dunia ini bisa beraktifitas seperti sedia kala, dan bisa jalan-jalan membantu sesama atau menghasilkan devisa untuk Negara yang bisa dikunjungi dengan melepas masker dan berbahagia. Juga tidak dicurigai dan diasingkan tetangga kalau pulang bepergian. Liburan itu juga investasi yang sangat berarti untuk pikiran dan jiwa supaya lebih sehat dan kuat.

Kemudian saya tetap ingin konsisten menulis di blog ini. Wacana yang selalu saya gaungkan setiap awal tahun, tetapi tetap saja kalau dihitung setiap tahunnya hanya bisa menghasilnya 3-5 postingan saja. Aduh, kenapa saya susah banget untuk bisa konsisten ya! Ini akan menjadi perhatian khusus untuk saya bisa menuliskan dengan semangat lagi. Do’akan saya ya!

Baiklah tulisan edisi ulang tahun ini harus saya akhiri dengan berterima kasih sebanyak-banyaknya kepada kalian semua yang sudah mendo’akan tanpa henti untuk setiap rapalan-rapalan do’a yang dikirimkan dan di tampung oleh langit semesta. There’s some of my wishlist that I can’t write in here, I will write after I achive in next year. Just keep my words! Karena beberapa list yang saya tuliskan adalah bersifat rahasia yang belum bisa saya ceritakan. Mohon diaminkan saja yah teman-temans!

Sehat selalu semuanya, dan semoga kita kuat menghadapi keadaan dunia yang tidak lagi bisa ditebak bagaimana kedepannya. Keadaan yang harus kita siapkan bagaimana pun kedepannya.

Stay safe and health everyone! Thank you for every best wishes that you sent to me.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.