Sayonara ‘Toray’!

Its not farewell of me, Just see you again 🙂

Didunia kerja perpisahan bernama “Resign´adalah hal yang biasa. Tetapi, tetap saja untuk saya adalah suatu hal yang menyedihkan. Menyedihkan dalam artian, pertemuan yang terjadi di setiap pagi dan berakhir di setiap sore tidak akan lagi terjadi untuk hari-hari selanjutnya. Anggaplah saya lebay. Memang saya ini orang yang termasuk kategori cengeng untuk menghadapi perpisahan dalam bentuk apapun.

Saya turut berbahagia atas setiap perpisahan yang ada. Karena bermacam-macam alasan resign pastilah hal yang harusnya dibanggakan. Entah itu mendapati pekerjaan yang baru dan lebih baik lagi, atau karena ingin fokus menjadi seorang pengusaha atau Ibu Rumah Tangga. Semua harus dirayakan dengan perpisahan yang mengharu-biru dan berbahagia.

Dan perpisahan bernama resign itu juga akhirnya terjadi untuk saya. Saya tidak pernah membayangkan bahwa akhirnya saya harus keluar dari perusahaan yang seperti impian saya telah menjadi kenyataan. Semua kenyamanan saya peroleh disana. Teman-teman yang baik dan saling  support, tempat kerja yang sangat nyaman, Bos yang baik dan selalu membagikan ilmu, bahasa yang akhirnya saya kuasai karena belajar secara lisan dan tulisan disana, juga fasilitas-fasilitas lainnya yang saya terima diperusahaan tersebut. Tetapi, mimpi dan ambisi saya harus tetap diingat dan dicapai.

30.06.2018 Dari dulu saya paling gak suka perpisahan-berpisah. Bentuknya bagaimanapun, apapun, itu menandakan bahwa kebersamaan dan pertemuan itu haruslah berakhir. * * Hal yang tidak pernah saya bayangkan bahwa akhirnya kesempatan itu akhirnya datang untuk saya. Kesempatan yang saya coba ternyata rezeki Ramadhan, Allah memudahkan dan mengizinkan saya untuk berpindah memulai cerita, dan impian baru. * * Dulu, 12 atau 13 tahun lalu omongan menyakitkan pernah ditujukan kepada seorang remaja perempuan yang berambisi akan mimpinya. Menurut mereka, remaja ini tidak pantas bekerja kantoran, menurut mereka remaja ini hanya malu-maluin dirinya sendiri kalau bekerja dikantor. Remaja itu tak ambil hati, ada kakak yang menguatkan bahwa semua itu dijadikan motivasi. Alhamdulillah remaja itu kuat, remaja itu saya. * * Saya selalu berusaha, belajar, ngerjain tugas kuliah sampai jam 3 pagi, jam 7 paginya harus berangkat kerja. Saya sering banget nangis cuma karena hal spele. Saya mengantuk. Dan semua itu hasilnya terlihat ditahun-tahun selanjutnya. * * Terima kasih ‘Toray’ untuk setiap cerita yang ada. Terima kasih sudah memberikan kesempatan untuk saya, seorang cucu petani dari pelosok desa di Klaten untuk bekerja disebuah tempat yang sangat bagus. Gedung pencakar langit di Jakarta, beralamatkan Jenderal Sudirman. Semua cerita yang ada akan selalu saya simpan sampai akhir hayat. Terima kasih banyak! * * Dan, selamat menyongsong cerita baru. Senin nanti saya mendapati cerita baru. Semoga cerita ini menjadi lebih baik lagi. * * #toray #tiin #worker #farewell #story #dream #storyofndue #life

A post shared by NDue 'Rini Astuti Handayani' (@ndueisndue) on

Continue reading “Sayonara ‘Toray’!”

Yuk menabung!

Ini kelebihan 10%, kurangkan saja dari budget life dan fashion..

Malam ini ditengah sakit perih dan memarnya saya karena korban tabrak lari malam jni, saya iseng buat maping untuk bagaimana mengatur pola keuangan. Barangkali, saya bisa menginspirasi untuk para pembaca blog saya untuk lebih sayang dan lebih teliti untuk jajan dan mengeluarkan uang lagi.

Oh ya, saya barusan ditabrak sama orang entah dia mabok atau ngantuk. Ngomongnya ngawur gituh, padahal saya lagi dijalan yang benar terus di orang ini nyebrang dan nabrak saya gitu, dong. Kadang dijalan yang benar aja masih suka salah, gimana di jalan yang salah, ya? Hufets! Resiko dijalan, kalau gak ditabrak yah nabrak udah gitu aja.

Jadi gini, pertanyaan yang sering banget mampir ke saya..

Kamu kok bisa udah KPR, punya Kartu Kredit, dan masih bisa jalan-jalan?

Iyah bisalah, pasti! Selama ada niat. Niat dijalan yang benar itu tadi, bukan dijalan yang salah dengan jadi simpenan om-om. *eh.

Continue reading “Yuk menabung!”

Believer.

Pernah gak kalian merasakan kepasrahan akan kehidupan ini? Pasrah yang sesungguhnya. Pasrah yang kemudian menjadi ikhlas. Ikhlas menerima akan apa yang terjadi dikehidupan ini. Ikhlas yang kemudian menjadi tulus. Tulus berbuat apaapun itu untuk menjadikan diri kita kuat dan menjalani kehidupan ini dengan seyogyanya.

Saya pernah. Saya mencoba akan menjalani rasa itu. Dan kehidupan ini dengan apapun yang ditawarka oleh kehidupan ini.

Continue reading “Believer.”

Thank You For 10 Years Our Togetherness.

10 years our togetherness.

Thank you for our relationship. 10 years and still continue.

I would like to thank you very much for your kindness heart. Your support, your love, your trust, and everything.

I wouldn’t like to tell everyone how I’m happy to be someone in your heart and life. I just want to tell myself that how lucky having you in my life.

Continue reading “Thank You For 10 Years Our Togetherness.”

Sebuah Perjalanan Penuh Arti Ke Suku Baduy Dalam (Mei, 2018)

Septian, Mas Andri, Mas Doni, Ndue, Mas Syarif, Syifa, Acha. Sebelum Berpisah..

Menjadi mimpi saya sedari 4 tahun yang lalu untuk bisa berkunjung ke Suku Baduy Dalam. Kenapa harus ke Baduy? Karena dari beberapa cerita kawan-kawan yang pernah singgah ke sana, menemukan dan bagaimana bertahan tanpa komunikasi dan lampu ditengah hutan adalah suatu perjalanan dimana menemukan siapa dan seberapa kuat diri kita. Semua bertumpu pada kemauan untuk tetap melangkah sehingga bisa mencapai kawasan Desa Baduy Dalam.

Perjalanan kali ini saya tempuh dengan rekan kantor. Sebuah ide yang tercetus begitu saja tanpa suatu kesepakatan. Tahun 2018, sebelum puasa mari kita ke Baduy. Dan kalimat ajakan itu bersambut baik oleh Syifa, Acha, Septian dan seharusnya Mas Didit. Sayangnya, 3 hari sebelum hari H, Mas Didit mengabari bahwa tidak bisa ikut karena ada suatu urusan yang tidak mungkin ditinggalkan.

Continue reading “Sebuah Perjalanan Penuh Arti Ke Suku Baduy Dalam (Mei, 2018)”

Don’t stop your steps loser!

Its time for smile to future..

Postingan pertama bulan April 2018. Setelah perjalanan yang sangat menyenangkan dan tidak akan pernah dilupakan di Labuan Bajo akhir maret 2018 lalu, saya masih belum bisa fokus untuk menuliskan perjalanan tersebut. Ada beberapa pesan singkat masuk menanyakan tentang perjalanan saya kemarin, saya akan mengupdate kemudian. Bersabarlah, menuliskan sesuatu yang seumur hidup berkesan dihati itu tidak mudah.

Saya harus berdamai dengan kondisi perasaan saya yang bisa sewaktu-waktu terbawa perasaan dan memaksa saya untuk berhenti sejenak, dan melihat koleksi foto yang ada. Ya, foto yang selalu mengingatkan saya bahwa Indonesia ini cantik dan indah sekali. Ada tempat bernama Labuan Bajo yang kalian wajib kunjungi seumur hidup kalian untuk membuktikannya. Dan saya akan menuliskannya setelah perjalanan saya ke Belitung minggu depan. Bersabarlah saya minta sekali lagi.

Kali ini saya menuliskan tentang saya atau kalian yang pernah menjadi loser atau pecundang yang selalu merasa saya bukan apa-apa. Dari dulu saya ingin menuliskan perihal ini, tetapi butuh waktu dan kondisi emosional saya yang benar-benar stabil. Ini tidak mudah.

Setiap dari kita pasti akrab dengan kalimat bullying apapun bentuknya. Fisik atau yang parah psikis. Itu tidak mudah menyembuhkan trauma yang bisa terbawa seumur hidup sampai meninggal kelak. Dan saya termasuk korban dari gangguan-gangguan tersebut. Dianggap pecundang, tidak akan pernah menjadi manusia yang baik, dibuat menangis, dijahatin satu kelas, tidak boleh ada yang berteman dengan saya, dan saya pernah selama setahun tidak memiliki teman sebangku. Alasannya simple, saya cupu.

Continue reading “Don’t stop your steps loser!”

Pengalaman Naik Pesawat Garuda Explore Jet Ke Labuan Bajo-PP

Happy Face for Beuaty Inside. *eh

Setelah sering melihat pesawat mungil milik dari Garuda Indonesia di terminal 3 setiap saya pulang atau pergi ke luar kota, minggu kemarin saya bisa merasakan juga naik pesawat yang mungil bernama Garuda Indonesia Explore Jet. Pesawat ini mungil dan seperti jet-jet pribadi yang sering digunakan orang-orang ber-uang untuk menjelajah langit, saya juga bisa dong bisa merasakannya. Terima kasih untuk Garuda Indonesia yang memberikan pelayanan untuk pengguna jasa transportasinya untuk bisa lebih lagi menjelajah pulau-pulau di Indonesia ini.

Kali ini saya kemana? Yap, Labuan Bajo. Komodo International Airport, NTT-Indonesia.

Bahagia? Pasti. Sangat. Dan terlalu bahagia.

Continue reading “Pengalaman Naik Pesawat Garuda Explore Jet Ke Labuan Bajo-PP”

Ndue’s Stay In Hotel Tentrem Jogjakarta (2018)

Hello from room of Tentrem. 7th floor.

Jadi bulan Februari kemarin saya mendapati kesempatan yang luar biasa karena selain acara gathering kantor, ternyata hotel tempat menginap kami ada di hotel terbaik di Jogjakarta. Ya, dimana lagi selain Hotel Tentrem. *sorak-sorak bergembira*

Tadinya saya tidak tahu apa yang membuat hotel ini begitu tersohornya. Setelah mendapati cerita bahwa hotel ini sering digunakan oleh orang-orang terkenal seperti Mr. Obama dan beberapa artis terkenal, jadilah saya paham dan penasaran rasanya tinggal di hotel ini. Begitu saya iseng mengecek harga permalamnya saya dibuat takjub karena harganya yang wah alias luar biasa. Hahaha.

Beautifull key. In love with everything in here.

Continue reading “Ndue’s Stay In Hotel Tentrem Jogjakarta (2018)”

Menikmati Sunrise di Puncak Borobudur (Feb, 2018)

Pagi itu syahdu dan romantis di Borobudur. Pict by me. ndueisndue

Berkunjung ke Jogja tahun ini berbeda dari tahun-tahun yang lalu. Kali ini saya berkesempatan untuk merasakan moment sunrise di Candi Borobudur. Berbicara Candi Borobudur rasanya setiap orang yang pernah kesana pasti mempunya pengalaman yang tidak akan tergantikan walaupun bisa ke Borobudur lagi. Hal itu juga berlaku untuk saya. Mengingat Candi Borobudur adalah seperti mengingat kembali fase kehidupan terindah selama saya di dunia ini. Slide-per-slide kehidupan ini berputar dan membawa saya akan kenangan tahun 2007 silam dimana saya pernah kesana bersama Alm. Bapak, Mama, dan Keluarga Bulik Ning. Saya yang dulu merengek karena selama 17 tahun belum juga pernah merasakan pengalaman berkunjung ke Borobudur, akhirnya saat itu Bapak saya menurutinya. Bahagia dan saya akhirnya memiliki foto sekeluarga di depan Candi Borobudur bersama keluarga saya utuh, dan moment seperti itu tidak akan pernah terulang kembali. Baiklah cukup pembuka yang sedih ini. Karena menurut saya Borobudur adalah salah satu kenangan terbaik dalam kehidupan saya. 🙂

Tahun 2018 saya mendapati kesempatan untuk berkunjung melangkahkan kaki saya kembali di Candi yang dulu pernah menjadi situs warisan budaya yang masuk dalam keajaiban dunia. Menurut saya, Borobudur adalah peninggalan yang luar biasa cantik dan megahnya. Kita semua wajib menjaga dan menghormati setiap yang melekat di Borobudur. Candi ini dibuat berdasarkan nilai-nilai kehidupan, bukan untuk dilupakan begitu saja.

Matahari mulai menujukkan kecantikannya..

Continue reading “Menikmati Sunrise di Puncak Borobudur (Feb, 2018)”

Mudahnya Lapor SPT Tahunan Orang Pribadi Dengan E-Filing

After finish training. 🙂 thank you everyone!

Semua yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak alias NPWP sudah tahu pasti bahwa pada bulan Februari – Maret adalah waktunya untuk laporan SPT Tahunan. Sedangkan untuk perusahaan batas waktunya adalah April. Kecuali memang ada beberapa perusahaan yang tahun fiskalnya tidak Januari-Desember pasti berbeda pelaporannya tidak di bulan April.

Baiklah, saya tidak akan membahas laporan SPT Tahunan Badan. Melainkan SPT Tahunan Orang Pribadi saja. Karena saya profesinya hanya sebagai pegawai swasta, ah ini mah kekerenan kalau meng-klaim­ sebagai profesi. Wis gini aja, karena saya hanyalah buruh abal-abal, makanya kewajiban saya hanyalah lapor SPT Tahunan Orang Pribadi saja.

Continue reading “Mudahnya Lapor SPT Tahunan Orang Pribadi Dengan E-Filing”