Mengajukan Visa Korea Selatan? Mudah kok..

Yiayy Visa Koreanya diapprove..

Satu dokumen sakti yang perlu disiapkan sebelum memasuki Negara Korea Selatan untuk Warga Negara Indonesia adalah visa yang dikeluarkan dari Kedutaan Besar Korea Selatan yang berada di sebelah rumah sakit Medistera Jakarta. Pengajuan Visa ini seperti halnya kalian menanti hasil keputusan dari lulus atau tidaknya menyandang sebuah gelar, deg-degan dan tidak doyan makan. Menurut saya pribadi seperti itu siy.. hehehe.

Satu hal yang pasti, sebelum atau pada saat proses pengajuan Visa Korsel ini jangan sering-sering buka google dan mengetikkan kata kunci Visa Korea yang ditolak, niscaya rasa tidak doyan makan dan stress gak bisa tidur makin menjadi-jadi. Lebih baik pasrah dan berdo’a semoga hasilnya terbaik. Kalau disetujui berarti memang sudah ditakdirkan, kalau belum disetujui kok kebangetan *eh enggak maksud saya kalau belum di setujui tandanya kita memang harus belajar sabar dan ikhlas lagi.

  1. Kalau ada pertanyaan, baiknya mengajukan visa dulu atau beli tiketnya dulu ya?

Jawaban atas pertanyaan ini tergantung kamu pribadi. Kalau kamu traveler yang penuh dengan budget pasti membeli tiket dulu dari jauh-jauh hari, dan ini yang saya lakukan. Tetapi kalau kalian tidak ada batasan limit uang untuk membeli tiket dalam arti tiket semahal apapun tidak jadi masalah, kalian harus mengajukan visa terlebih dulu. Semua itu ada positif-negatifnya.

  1. Kalau ditolak gimana dong?

Sudah takdir. Karena persetujuan visa itu hanya Tuhan dan Kedubes yang tahu alasannya. Jadi dipasrahkan saja. Tetapi gak enaknya kalau visa Korea kalian ditolak, kalian sudah rugi atas pembelian stamp seharga USD 40 yang kalian beli dari Bank Hana di komplek Kedubes.

  1. Bagi tipsnya dong gimana supaya di approve?

Tidak ada tips dari saya. Karena saya juga kali pertama mengajukan visa ini. Tetapi saya bisa meyakinkan kalian untuk menyiapkan persyaratannya sesuai website kedubes korea dengan selengkap-lengkapnya. Insya Allah visa kalian di setujui.

  1. Berapa lama prosesnya?

Sekali lagi saya jawab jangan terlalu percaya hasil dari mesin pencarian. Pengalaman pribadi masing-masing berbeda. Saya sendiri lebih dari seminggu (hitungan full hari kerja dan libur) kalau ditotal memang sesuai dengan kertas tanda terima pada saat pengajuan visa yakni 6 hari kerja. Pada saat saya mengajukan ternyata 1 Maret itu adalah hari libur nasional di Korea, jadinya kedubes juga libur. Bersyukur saya mengajukan di 28 Februari 2019 dan antreannya lumayan rame.

  1. Bisa diwakilkan gak pengajuannya?

Bisa, sangat bisa. Berhubung domisili saya di Jakarta, saya tidak perlu menggunakan jasa biro perjalanan. Saya berangkat sendiri bersama Corry, dan suatu kebetulan kalau teman sekantornya Corry juga mengunjungi Korea seminggu setelah kami, jadilah kami membawa 4 paspor  saat itu. Biasanya kalau menggunakan jasa biro perjalanan kalian harus siap dan menyadari ada biaya untuk pengajuan tersebut.

  1. Kalau ngambilnya bisa diwakilkan juga?

Bisa, selama yang ditugaskan mengambil membawa tanda terima yang diberikan Kedubes Korea untuk ditukarkan kembali dengan paspor asli kami. Karena saat itu saya sudah tidak bisa cuti lagi jadi gantian temannya Corry yang mengambilkan untuk kami. Bersyukur Alhamdulillah 4 paspor kami disetujui Visanya dan di tempelkan sticker Visa Korea. Yiay!

  1. Persyaratannya apa saja?

Baiklah, sesuai dengan website dari Kedubes Korea Selatan yang mana kalian bisa mengakses disini.

Atau bisa saya jabarkan seperti ini:

Dokumen Persyaratan :

① FormulirPermohonan Visa, Biaya Visa

② Pas Foto 1 lembar (3.5cm x 4.5cm) warna putih dan ditempel di formulir

③ Paspor asli dan 1 lembar fotocopy paspor halaman identitas

④ Surat Keterangan Kerja Asli (Jika bekerja), Surat Keterangan Pelajar Asli (Jika pelajar), fotocopy SIUP (jika wiraswasta)

⑤ Kartu keluarga Indonesia

Kalau melihat persyaratan tersebut sangat-sangat mudah. Jadi tidak perlu melampirkan Tiket, atau Hotel apa disana. Kemarin saya masih kelolosan lupa mencabut tiket pesawat di formulir pengajuan visa tersebut, setelah di cek petugas visanya langsung dikembalikan ke saya. Jadi tidak perlu repot-repot yah teman-teman.

  1. Biaya Visanya berapa?

Pertama kalian harus masuk ke Bank Hana yang ada didepan Kedubes Korea Selatan. Kalau bingung satpam didepan gedung sudah standby mengarahkan. Masuk ke Bank Hana terus bilang ke satpam di bank tersebut, mau beli stamp untuk Visa. Kemudian diprintkan nomor antrean, duduk manis menunggu nomor antrean tersebut dibacakan.

Kemudian maju ke teller  dan melakukan proses pembayaran. Langsung saja sebut nama contoh Rini, nomor handphone saya, dan berapa stamp yang diperlukan. Tidak perlu satu persatu untuk menghemat waktu. Saya tandatangan form, dan selesai.

Stamp tersebut seharga USD 40 untuk single Visa. Saya tidak tahu mereka menggunakan rate dari acuan mana, tetapi sudah ada harga dalam bentuk rupiah. Untuk USD 40, kami membayar Rp. 592.000,-/1 visa. Luar biasa, ya..

Ternyata ini yang namanya stamp untuk visa…
  1. Cara mengisi formulir visanya gimana?

Kali ini saya mengandalkan mesin pencarian google. Saya tidak bisa mengupload form yang sudah saya isikan kemarin. Tetapi kalian tidak perlu khawatir, setelah membeli stamp kalian masuk ke gedung Kedubesnya. Setelah diperiksa tas dllnya, kalian langsung bertemu satpam lagi. Dipapan informasi tertulis bagaimana pengisian yang baik dan benar, kalian tinggal ikuti saja. Dan juga bagaimana menempelkan stamp tersebut di formulir visanya.

Satu pesan saya, jangan lupa membeli stamp sebelum masuk ke gedung Kedubesnya. Ada beberapa orang kemarin mengira di Kedubeslah mereka membayar visanya. Jadi mereka harus keluar ke Bank Hana lagi baru masuk kedalam untuk antre kembali.

  1. Jam Berapa pengajuannya?

Datang sepagi mungkin. Saya dan Corry kemarin sedikit kesiangan karena efek drama dari Bus yang kami tunggu. Jadilah jam 9 baru sampai dan antrean sudah mengular. Sedangkan Kedubes sendiri tutup jam 11.30. Usahakan datang jam 8, ya.

  1. Apa yang dilakukan di dalam kedubes?

Setelah dapat nomor antrean dari Pak Satpam kami duduk manis kembali menunggu dipanggil. Didalam gedung tertulis tidak boleh mengambil foto jadi saya tidak berani karena mengikuti aturan yang ada. Aturan dibuat untuk ditaati, yang terpenting didalam gedung tersebut semua disiplin dan prosesnya cepat.

Setelah nomor kami dipanggil, petugas mengecek kembali urutan dari persyaratan dokument yang telah ditetapkan. Kalian hanya perlu melihat papan informasi dan menyusun sesuai instruksinya. Semua mudah dan menghemat waktu.

Kemudian petugas menanyakan, tanda terima atas nama siapa? Jelas… Corry gerak cepat menyebut nama saya. Padahal saya tidak yakin nama saya membawa keberuntungan atau tidak. Dan pembuktian setelah 7 hari kerja berlalu semua paspor dengan tanda terima nama saya disetujui. Sipirilli!

Tanda terima bernama ini konon membawa keberuntungan. *halagh

Jadi proses pengajuan ini sangat-sangat mudah. Yang perlu disiapkan adalah dokument dan kemantapan hati. Akhirnya, Korea Selatan tunggu saya di sana! Yiayy.

Oh ya.. buat kalian yang ingin bertanya perihal saldo tabungan. Its not mention how much you need to spare in your bank. If you can’t submit your bank statement just change with your Personal Income Tax Return (SPT Tahunan) and your salary slip latest 3 months before your submit the Visa. Good luck!

Kalau ada pertanyaan silahkan tulis dikolom komentar, ya!

Selamat mencoba.

 

Regards,

 

Ndueisndue

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.