Pengalaman Naik Pesawat Garuda Explore Jet Ke Labuan Bajo-PP

Happy Face for Beuaty Inside. *eh

Setelah sering melihat pesawat mungil milik dari Garuda Indonesia di terminal 3 setiap saya pulang atau pergi ke luar kota, minggu kemarin saya bisa merasakan juga naik pesawat yang mungil bernama Garuda Indonesia Explore Jet. Pesawat ini mungil dan seperti jet-jet pribadi yang sering digunakan orang-orang ber-uang untuk menjelajah langit, saya juga bisa dong bisa merasakannya. Terima kasih untuk Garuda Indonesia yang memberikan pelayanan untuk pengguna jasa transportasinya untuk bisa lebih lagi menjelajah pulau-pulau di Indonesia ini.

Kali ini saya kemana? Yap, Labuan Bajo. Komodo International Airport, NTT-Indonesia.

Bahagia? Pasti. Sangat. Dan terlalu bahagia.

Ngapain kesana? Ini masih kalimat tanya, ya? Hahaha. Saya berlibur, memanjakan mata, hidup, dan indra-indra yang ada di tubuh saya. Setelah hampir dua bulan saya menghadapi kehidupan yang dinyatakan kurang tidur, stress sepanjang waktu, jadilah saya memutuskan untuk berlibur.

Tujuan untuk mencari kebahagian yang Haqiqi.

Sesuatu yang saya harus pikirkan matang-matang. Karena akhir bulan Maret adalah menjadi akhir buku dari jadwal tutup laporan di perusahaan saya bekerja. Saya harus benar-benar menyelesaikan pekerjaan dan bisa akhirnya berlibur setelah pengajuan cuti saya disetujui oleh atasan saya. Dan dalam hal ini tidak ada kesulitan berarti, jadilah saya siap berangkat ke Flores!

Kenapa ke Labuan Bajo? Karena rekomendasi dari salah satu teman saya bahwa ada Pulau di Indonesia ini yang menarik untuk disinggahi setidaknya sekali dalam seumur hidup saya atau bisa berkali-kali yang tidak kalah cantiknya dengan Pulau Bali. Pulau itu bernama Labuan Bajo, Pulau dimana rindu selalu terpaut untuk meminta mengulang setiap cerita yang ada. Pulau yang syahdu dengan setiap cerita dan kenangan yang ada. Jadilah saya memantapkan pilihan untuk ke Labuan Bajo di Maret 2018 ini.

Sayapnya aja mungil bener yah?

Kemudian yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana saya bisa kesana. Apakah ada penerbangan langsung atau perlu singgah untuk kemudian dilanjutkan perjalanannya? Bersyukurnya Garuda Indonesia membuka penerbangan langsung menuju Labuan Bajo. Penerbangan yang dilakukan menggunakan Pesawat jenis Bombardier CRJ1000. Pesawat mungil yang menarik perhatian saya untuk segera terbang bersamanya. Maklum saja, dengan badan yang mungil tersebut Pesawat ini bisa terbang jauh. Dan benar saja, Pesawat ini pada saat bermanuver luar biasa kerasa sampai saya mual hahaha.

Wajah yang berbahagia..

Jakarta-Labuan Bajo ditempuh dengan waktu 2 jam 5 Menit. Karena ada perbedaan waktu jadi seperti 3 jam baru sampai Komodo International Airport. Saya memilih penerbangan dari jakarta jam 10.55, jadi sampai Labuan Bajo jam 14.10 WITA. Pada saat berangkat saya tidak merasakan kendala apapun. Saya hanya heran apakah benar Pesawat ini bisa terbang dengan membawa beban penumpang yang penuh dan juga Bagasi dibelakang pesawat? Ternyata semua berjalan lancar. Tapi tetap saja saya mengalami panik karena saya heran kenapa banyak crew teknisi pesawat yang ada di sekitar badan pesawat untuk pengecekan detail? Jangan-jangan? Ah… baiknya buang saja pemikiran aneh tersebut.

Benar loh, tangganya imut sekali yah ampun. Dan setelah masuk didalam pesawat kursinya hanya 2-2. Tetapi memanjang kebelakang. Dibelakang ada 1 toilet itu juga mungil sekali. Tadinya saya berharap masih bisa menyaksikan film dipesawat ini, ternyata tidak ada fasilitas seperti pesawat Garuda Boeing yang pernah saya rasakan. Jadi, mari tidur saja.

Interior didalam pesawatnya.

Pada saat take off semua berjalan lancar. Hanya saja bunyi ‘Bletak’ kerasa sekali.

Satu jam mengudara, saya tertidur. Kemudian saya terbangun karena perut sudah meminta jatah untuk makan siang. Akhirnya Mba Pramugari menawari saya makan antara Pasta Chicken atau Nasi Goreng Ikan? Akhirnya saya pilih Pasta Chicken. Dan yummy mari makan!

Mari makan..

Setelah saya perhatikan dua jam perjalanan dengan beberapa kali kena guncangan awan, ternyata Pesawat ini tidak terbang terlalu tinggi. Dan guncangannya berasa ketika terkena awan. Tetapi tidak sampai selebay saya mabuk atau mau jackpot. Semua masih aman terkendali. Sampai akhirnya Co-Pilot mengabari bahwa sebentar lagi kami akan mendarat di Komodo International Airport. Yiay bahagia!

Pada saat mendarat semua mulus, hanya yaitu tadi bunyi bannya atau apa yah itu kencang sekali. ‘Bletak’ begitu kedengerannya saya ngerinya copot atau gimana, tetapi semua aman terkendali. Saya mendarat cantik di Bandar Udara Komodo. Yiay.

Setelah 4 hari di Labuan Bajo, saya kembali ke Jakarta dan wajah udah mulai eksotis (gelap) hahaha. Saya menggunakan pesawat yang sama. Karena pada saat membeli tiketnya sekaligus langsung PP saja. Dan pada saat pulang ini berasa betul saya mabok teman-teman. Entah kenapa pada saat take off langsung kena manuver yang luar biasa tajam. Sehingga saya hampir Jackpot bersyukur benar saya bisa menahannya sehingga tidak sampai ada tragedi seperti itu.

Gimana sudah lihat perbedaannya? Ini siap pulang dari Labuan Bajo.

Dan pada saat pulang makanan yang ada hanyalah Nasi Uduk Ayam Suwir. Karena perut saya sudah tidak enak betul rasanya saya makan dengan lahap dan karena Pesawat yang tidak terlalu penuh pada saat pulang Mba Pramugari menawari berkali-kali minuman untuk kami. Tetap saja minuman kesukaan saya adalah Orange Juice With Ice. Gak lain dan tidak tergantikan.

Pulang dari Labuan Bajo setelah kena manuver, kena guncangan awan, juga perbedaan waktu walau mundur hanya 1 jam saya jadi mabok yang lebay gitu deh. Bersyukurnya saya tidak merepotkan kawan perjalanan saya. Ya, kan? *eh

Pemandangan setelah manuver. Surga..

Jam 17.00 saya mendarat di Jakarta. Saya langsung istirahat beberapa saat. Baru kali ini saya payah bener sampai segitu maboknya. Tapi beneran deh pulangnya berasa sekali dibandingkan waktu berangkatnya. Tetapi kalau ditanya kapok tidak? Yah jelas tidak! Karena saya sudah menuliskan bucket list selanjutnya adalah Kupang. Dan satu-satunya pesawat yang langsung ke Kupang adalah Garuda Indonesia Explore Jet. Jadinya saya masih bersemangat untuk menabung dan merasakan kembali terbang bersama Garuda. 🙂

Sampai jumpa di penerbangan selanjutnya, Garuda Explore!

Nb : Perjalanan di Labuan Bajo saya tuliskan terpisah, ya!

Regards,

Ndueisndue

2 thoughts on “Pengalaman Naik Pesawat Garuda Explore Jet Ke Labuan Bajo-PP”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.