Menua Satu Tahun Lagi

Walau terlambat menuliskannya, walau terlambat menerbitkannya, tetapi perasaan ini tidak pernah terlambat sedetikpun untukmu.

Berjuta do’a dan harapan tercurah di hari ulang tahunmu kemarin. Maafkan karena harus menunggu antrean postingan sebelumnya kepublish kemarin. Saya menyayangimu, dan itu adalah hal yang pasti. Tidak perlu ditunda lagi.

Continue reading “Menua Satu Tahun Lagi”