Perpanjang SIM C Beda Domisili dengan Online Mudah dan Murah

Yiayy SIMnya telah selesai dicetak. Alhamdulillah.

Kemarin, saya merasa menjadi perempuan yang luar biasa keren. Bagaimana tidak, saya berhasil memperpanjang masa aktif SIM C saya yang berbeda domisili dengan usaha saya sendiri tanpa bantuan calo ataupun teman yang mendampingi. Intinya saya benar-benar usaha sendiri dari -0- sampai dengan berhasil memperpanjang SIM C tersebut.

SIM C saya sebelumnya dikeluarkan oleh Polres Jawa Tengah, karena domisili saya sebelumnya adalah di Klaten. Dan dengan entah perasaan apa ini namanya, saya harus merelakan SIM saya berpindah domisili menjadi Metro Jaya, karena domisili saya saat ini adalah di Jakarta Barat. Berat hati untuk meninggalkan kependudukan di Klaten yang asri itu, tapi apa daya, kehidupan saya sudah berpindah sedari puluhan tahun di Jakarta. Jadi, nikmati saja lah.

Awalnya saya sempat dilanda perasaan bingung. Bagaimana bisa saya memperpanjang SIM tersebut di SATPAS DAAN MOGOT. Karena minimnya informasi itulah yang membuat saya juga frustasi sedemikiannya memikirkan proses dan biaya yang harus saya keluarkan. Saya sudah mulai berpikir dari bulan Mei kemarin tentang kira-kira proses dan biaya yang harus saya siapkan untuk memperpanjangnya.

 

Sampai pada titik saya mendapati inspirasi dari social media benar memang bahwa selama kita berusaha mencari informasi sebanyak-banyaknya, tidak malas, dan gunakan social media tepat pada kegunaannya, banyak informasi yang bisa saya dapatkan untuk prosedurnya seperti apa dalam hal perpanjang SIM C saya tersebut.

Informasi yang saya peroleh adalah bahwa untuk perpanjang SIM C beda domisili tersebut diperlukan adanya surat mutasi atau pindah domisili yang dikeluarkan dari domisili saya sebelumnya, yakni Klaten ditujukan ke Jakarta Barat. Kemudian baru bisa diperpanjang di Jakarta untuk SIM saya tersebut.

Sampai kemudian, saya menyempatkan mampir ke Polres Klaten pada saat mudik kemarin dengan menyiapkan fotocopy SIM dan KTP yang sudah E-KTP. Dan hasilnya nihil. Karena sistem dari Polri saat ini sudah luar biasa canggih, informasi yang saya peroleh tersebut sudah tidak terupdate. Lantas saya meminta solusi kepada petugas Polres yang sangat baik tersebut, bahwa dengan mendaftar secara langsung di SATPAS DAAN MOGOT, atau dengan cara mendaftarkan diri secara online di website POLRI bisa langsung perpanjang tanpa surat mutasi lagi.

Baiklah, saya mulai mempelajari kembali apa yang namanya daftar online dan mudah tersebut. Usaha yang diperlukan adalah jangan pernah malas membaca dan mencari tahu tentang informasi yang ada di website POLRI tersebut. Jadi saya runutin bagaimana –step by step- yang tertulis disana. Dan tidak ketinggalan dokumen apa-apa saja yang perlu disiapkan. Bersyukurnya, saya langsung gerak cepat, sehingga SIM C bisa diperpanjang online selama masa berlakunya belum habis. Kalau yang sudah habis masa berlakunya gimana? Saya juga kurang paham, coba kalian cari informasinya lagi ya.

ID Card – setiap peserta yang masuk. Wajib digunakan, ya!

Nah, setelah saya mengisi formulir yang ada di website tersebut, dan nomor registrasi online sudah dikirimkan via email yang saya tuliskan pada isian tersebut langkah selanjutnya adalah membayar biaya perpanjang SIM C tersebut. Pembayarannya sendiri bisa dilakukan di ATM BRI, atau teller BRInya langsung, atau juga bisa secara langsung pada saat kalian datang ke SATPASnya. Waktu itu saya coba bayar pakai ATM BRI di luar jam kerja dan datanya tidak ditemukan. Saya sempat curiga apakah ada yang salah atau tidak dalam hal mengisi nomor registrasinya tetapi, paginya saya coba sebelum berangkat ke SATPAS dan dengan ajaibnya ketika saya ketikkan nomor registrasi tersebut langsung muncul nama saya, keterangan perpanjang apa, dan biaya yang harus dibayarkan yakni cukup Rp. 75.000,-

Pada saat mengisi pilihan lokasi pengambilan SIM saya cari informasi dulu apakah SATPAS DAAN MOGOT buka atau tidak di hari sabtu. Bersyukur SATPAS DAAN MOGOT buka di hari sabtu, bergegaslah saya untuk ke lokasi yang dituju. Karena pertimbangannya Sabtu pasti ramai karena banyak pekerja yang memanfaatkan waktunya untuk datang ke lokasi ini. Jadi dari rumah saya berangkat pukul 07.45.

 

Lagi-lagi, saya sarankan untuk memudahkan dan tidak shock melihat antrean mengular yang ada di lokasi baiknya disiapkan dulu dokumen apa-apa saja yang perlu dibawa. Cari tahu informasi sebanyak-banyaknya perihal persiapan yang harus disiapkan. Atau pada saat mendapatkan email registrasi dari Polri, disebutkan juga dokumen yang dibawa. Diantaranya:

  1. Fotocopy KTP dan KTP asli yang sudah E-KTP
  2. Fotocopy SIM dan SIM asli
  3. Surat keterangan Sehat

Untuk point 1 dan 2 mungkin tidak menjadi hal yang membingungkan, tetapi untuk point 3 bagaimana? Di website online Polri juga ada pilihan dokter yang direkomendasikan untuk suratnya menjadi rujukan pada saat perpanjang SIM. Dan saya manfaatkan klinik yang ada di Jakarta Barat tersebut untuk meminta SKSnya. Sebenarnya di SATPAS DAAN MOGOT juga ada dokternya untuk dimintai SKSnya tetapi, kuat-kuatkanlah kekuatan kalian, karena antreannya bikin orang mules duluan, saking panjangnya. Prinsipnya saya adalah, tidak apa-apa mengantre beberapa pasien di Klinik tersebut, karena kan mengantrenya duduk dan dingin ada Acnya. Jadi sampai di SATPAS semua dokumen sudah siap tinggal menuju loket perpanjang SIM.

Saya juga merasa jenius atas prinsip saya tersebut diatas. Karena pada saat datang ke Kantor SATPAS saya diberikan identitas peserta ujian di pintu masuk. Jangan bingung bagaimana selanjutnya, tanyakan petugas yang ada. Bapak-Bapaknya disana banyak yang standby dan ramah juga membantu. Nyatanya saya tidak tersesat diantara banyak orang tadi hanya bermodalkan muka melas dan banyak bertanya. Karena, saya juga tidak mau tersesat dijalan. Hahaha.

Formulir yang harus diisi.

Setelah dicek dokumentnya lengkap, saya dirujuk ke loket No. 21, 22 dan 23. Yang bacaannya Perpanjang SIM diatas loket tersebut. Betapa bahagianya saya dilayani oleh Bapak yang ramah dan baik yang juga tetangga di kampung halaman. Intinya saya bahagia. Dari Bapak ini saya dijelaskan, walaupun sudah daftar online, saya perlu ke bank BRI untuk meminta formulir untuk diisi. Oh ya, siapkan juga alat tulis ya. Kalaupun tidak membawa, di luaran banyak yang jualan 1 setnya kayaknya 5ribuan sudah dapat bulpoint dan pensil.

Selesai mengisi formulir, saya harus mengcopy bukti pembayaran via atm tersebut. Bingung juga rasanya harus dimana saya fotocopynya. Lagi-lagi jangan malu bertanya, ketemu Bapak yang bertugas dikasih tahu petunjuk arahnya. Dan sempat shock ketika tahu harga perlembar copynya adalah Rp. 1.000,- *okeh saya kelihatan pelit ya* hahahaha.

Balik lagi ke Loket 21 dan ketemu Bapak yang baik tadi. Setelah minta izin untuk menyisir rambut saya dipersilahkan. Tidak lama prosesnya saya dirujuk ke bilik untuk pengambilan foto. Kebetulan saat itu tidak antre, jadi saya bebas memilih yang mana saja. Saya masih bahagia dan saya juga berpamitan ke Bapak tetangga tadi, berterima kasih sebesar-besarnya atas kesabarannya melayani saya.

Setelah berfoto, langsung diarahkan ke loket no. 30 diluar gedung. Tidak antre juga disana. Hanya butuh waktu tidak sampai 3 menit nama saya dipanggil. Dan jadilah SIM C atas nama saya dengan keluaran dari POLDA METRO JAYA. Dan lebih bahagia lagi ketika Bapak petugas di loket 30 juga orang Klaten. Wah, intinya saya bahagia luar biasa dan kecemasan-kecemasan akan adanya kesulitan di lapangan tidak terbukti sama sekali. Alhamdulillah. Saya keluar di pintu keluar dan mengembalikan ID Card peserta ujian tadi ke Bapak yang bertugas disana. Saya kemudian bahagia meng-update IG story saya dan menceritakan bahwa semua berjalan dengan sempurna dan tanpa memakan waktu yang lama. Karena total saya di SATPAS hanya kirakira 40 menitan saja sudah selesai. Yiayyyy.

Oh ya, dan ini rincian biayanya, yah.

  1. Surat Keterangan Sehat dari Klinik yang tertera di Web Polri Rp. 15.000,-
  2. Biaya perpanjang SIM C Rp. 75.000,-
  3. Fotocopy struk ATM di SATPAS Rp. 1.000,-
  4. Fotocopy SIM dan KTP saya stock 10 lembar Rp. 5.000,-
  5. Parkir di SATPAS Rp. 2.000,-

Total biaya yang dikeluarkan Rp. 98.000,- saja. Saya bersorak-sorak bahagia.

Intinya, guys. Jangan pernah malas membaca dan mencari informasi. Juga jangan mau jadi generasi yang instant yang apa-apa akan selesai dengan sendirinya dan cepat. Kalian harus berusaha mencoba. Karena kalau tidak pernah mencoba, kalian tidak pernah tahu rasanya berhasil atas usaha yang kalian lakukan. Dan terima kasih kepada POLRI yang sudah mempermudah pelayanan ke masyarakan dengan adanya sistem Online. Semoga POLRI dan Indonesia akan lebih maju dan berjaya.

Sampai jumpa 5 tahun kemudian!

 

Regards,

Ndue.

79 thoughts on “Perpanjang SIM C Beda Domisili dengan Online Mudah dan Murah”

  1. Saya sih kalo perpa jangan sIM lebih seneng ke mobil yg utk perpanjangan sim itu, biasa nongkrongg di titik2 tertentu. Lebih simpel prosedurnya.

    Oiya kalo telat perpanjang SIM skarang harus bikin ulang dr awal lg.

    1. Kemarin karena mendadak banget makanya ndak sempet ke Mobil keliling, Om..
      Nah, jadinya ke samsat deh.

      Terus baru tahu juga kalau telat 1 hari atau sudah berhari-hari, itu wajib ikut test dan semua prosedur dari awal lagi. T_T

      1. Mf mba….sim sya domosili nya beda…. sya mnikah bikin ktp lg… jd sim dan ktp beda domisili tp masih 1 tangerang jg cuma beda kecamatan doang….. itu gmna mba…. apakah mudah utk di prpnjang
        Mohon info nya …..

        1. Kalau perihal ini mudahmudahan bisa yah Mas
          Coba di applikasi pas registrasi online,
          Mas input datanya, kemudian muncul yang resmi EKTP dimana.
          Jadi bisa dilanjutkan.

          1. Nama aplikasi registrasi online nya apa mba? bisa dishare nama websitenya? karena di website polri tidak ada kolom utk aplikasi online. makasih

    1. Halo Ulya,
      Kemarin saya buka web polri masih tidak ada masalah.
      Coba kamu cek pagipagi benar ya.
      Kliniknya sesuaikan dengan domisili kamu kira-kira dimana, nanti disitu ada petunjuknya kamu harus ke klinik yang mana 🙂

  2. Berarti tetap urus surat mutasi dari pembuatan sim asal ya kn Mba? baru dilanjutkan k t4 perpanjangan SIM yang baru sesuai domisili yang sekarang.
    Terimakasih ya atas infony mba, sy perubahan domisilinya beda pulau jd greget gmn gtu, hehe. Mdh2n bs lancar deh…

    1. Hai Mas Denny. Untuk daftar sim online tidak perlu pakai surat pengantar karena online itu sudah di masukkan nomor ektp. Jadinya tidak perlu surat mutasi. 🙂 semoga lancar yah perpanjangnya.

  3. Saya sedang mengurus pindah kependudukan ke Kota Depok – Jabar, yang pada akhirnya KTP saya akan beralamat Kota Depok – Jabar. Pada SIM C masih alamat lama (Jateng), bisakah saya mengurus SIM C di Jakarta, karena saya bekerja di jakarta jadi lebih dekat kalo keluar kantor dari pada harus ke depok.
    Mohon info jika mengetahui perihal tersebut
    Terima kasih

    1. Dear Mba Ana,
      Hallo terima kasih sudah mampir.
      Semoga info dari saya bisa digunakan. Selama SIM belum habis masa berlakunya bisa diperpanjang dengan KTP domisili dimana Mba tinggal skrng.
      Kalau di Depok bisa langsung ke samsat terdekat yah Mba..

  4. Waduh kasusnya sama nih di sim c masih kab bogor sedang ktp el sudah cianjur karna nikah sama orang cianjur tapi masa berlaku masih sampe 2021 , hmmh jadi bingung nih saya perpanjangnya di bogor apa cianjur ya walau sudah online takutnya perpanjang di bogor malah disuruh ke cianjur.

    1. Dear Mas Zaenal,
      Perpanjang saja di KTP domisili saat ini.
      Kalau di Cianjur bisa diperpanjang di Samsat Cianjur yah Mas.

  5. SIM C saya Tangerang, sekarang KTP baru saya Bogor dan tinggal di Bogor. Apakah bisa saya mengurus perpanjangannya di Polres Bogor?

    1. Dear Mas Irwin,

      Selama EKTP, sepertinya bisa diperpanjang di Bogor. Coba di cek di Bogor dulu yah Mas untuk pastinya.

  6. mbak mau nanya

    klo alamat dr jkt ke bandung bs kali ya? hrs daftar online dlu atau lsg ke satpas di bandung?

    btw
    msh single?

  7. mba mw tnya..kn saya sim c depok trs skrg skrg tinggal di jaktim..klo mw perpanjang sim c di jakarta bisa kn pkai ktp dki jaktim datang langsung ke samsat apa bisa sim keliling..trs via online kah tu hrs gk blh mati kn sim c nya…mksh mba

    1. Dear Mas Harun,

      Apabila SIM sudah expired atau batas waktunya sudah habis tidak bisa perpanjang Via Online / SIM keliling (setahu saya).
      Jadi Masnya harus perpanjang secara manual ke SAMSAT.

      Kalau KTPnya sudah E-KTP bisa langsung ke samsat sesuai KTP saja Mas. Coba langsung ke Samsatnya biar lebih jelas saja yah Mase.
      Selamat mencoba. 🙂

      1. Mksh mba.. Soalnya ktp saya udah dki jakarta tp sim c nya depok jabar sampe 2021.. Jd bisa bisa ya klo perpanjang sim tersebut
        dengan ktp baru yg di dki.. Asalkan jgn sampe masa berlakunya hbs kn sim tersebut.. 👍👍👍👍

        1. Hai Mas Harus,

          Ya, Mas. Benar sekali.
          Selama SIMnya masih berlaku bisa diperpanjang online.
          Tetapi kalau sudah lewat dari masa berlakunya, prosedurnya seperti buat SIM baru lagi, Mas..

  8. hai mba,

    SIM saya beralamat di Jakarta Barat, dan saat ini EKTP sudah alamat Tangerang Selatan, mau urus mutasi untuk perpanjangan agar tidak lewat waktu dengan online tapi susah sekali masuk websitenya, apakah ada solusi lain.. 🙂

    1. Dear Mas Rahmat,

      Keburu masa aktifnya habis, baiknya coba cek SIM keliling di daerah sekitar masnya.
      ada di web polri infonya.
      Kalau sudah habis soalnya harus perpanjang manual. 🙂
      Selamat mencoba.

  9. sim sya.. sim tanggerang tpi e ktp alamt cilacap.. berati klo mau perpnjang sesuai ektp harus ke cilacap ya mba? itu pke surat mutasi pindah gk mba. sblmny trma ksih infonya mba.

    1. Hai Mas Deni,

      Saya kemarin pernah tanya di Klaten dimana tanah kelahiran saya mengenai surat mutasi.
      dan sekarang kalau sudah EKTP tidak perlu surat mutasi lagi ternyata.
      Selamat mencoba, Mas.

  10. Saya juga mau mutasi sim c saya dari jateng ke jatim, untuk pengisian formulir onlinenya boleh minta websitenya ya?tks

  11. Saya mau tanya asli saya lampung dulu sya bikin sim di bekasi kota ikut kk otomatis kk sya 2 ktp 2 kakak tpi kk sekarng sudah menetap di kampung ..dan sekarang di 2ajib kan e ktp ahir ny saya rekaman e ktp di lampung ….sekarang sim saya mau perpanjng apa bisa beda no ktp ny karna sim ini bekasi dulu pakek ktp bekasi dan saya rekaman di lampung no ktp dulu sama sekarang sudah beda… tolong jawab ny

  12. hai mbk…aq bingung nih pingin perpanjang sim c almt ktp uda pindah kabupaten…klw mau perpnjang harus mnta surt pncabutan berkas k alamt yg dulu atau gk…takuty ntr nyita waktu gilirn da d tmpt pelayann sim suruh mnt surt pncabutn berkas…mksh

    1. Hai Mas Arto,

      Dicoba dulu ada baiknya Mas.
      Kalau saya kemarin sudah beres memang. Cabut berkas dari Capil Jateng ke Jakbar.

      Selamat Mencoba, Mas.

      1. Sy dulu penduduk Jakarta smpai 2017. Pindah ke Padang karena menikah. Dan sy sdh berubah domisili dan status.
        Sy mau perpanjang sim c yg akan berakhir bln Juli depan 2018.
        Sy sdh jadi warga Padang sekarang, hanya pegang Resi. Sy sdh KTP EL ketika di Jakarta.
        Apakah bisa perpanjang sim di Padang Bu atau bagaimana?
        Terimakasih

  13. Mbak, aku asal klaten juga tapi kerja di Surabaya. Mau perpanjang SIM di Surabaya bisa ga ya mbk?
    Secara beda provinsi, tapi gak mutasi.

    1. Hai Mas.
      Kalau sudah EKTP ndak perlu surat mutasi lagi.
      Jadi tinggal registrasi di online saja.
      Terus langsung perpanjang di Surabaya yah.
      Semoga Membantu.

  14. Pas banget nih, sy jg lg galau, krn dulu 5 taun lalu sy pernah urus SIM beda alamat, sim Jogja kota tp ktp udh pindah Sleman. Waktu itu sy harus cabut berkas dll. Nah,..skg sy pindah alamat lg dr Sleman ke jaktim. Sempet bngung juga ngurusnya karena kesibukan kerja dan momong anak di jakarta. Kebeetulan hari raya ini lg mudik di jogja, rencananya pagi ini sy mau sempatkan ke samsat dengan penuh kemalasan pagi…….eeeeeeeeeee ndlalah baca blognya mba ini yg sgt bermanfaat buat saya. Jadi sy g perlu capek2 ke samsat sleman cabut berkas.

    Terima kasih sharingnya…

    1. Halo Mas,

      Salam kenal dari saya dari Klaten 😀 😀

      Iyoki, saya kemarin ke Polres Klaten, terus dibilang sama Bapake Polisi kalau zamane sekarang sudah canggih.
      Sudah bisa online.
      Jadi ndak perlu manual.
      Selama syaratnya sudah lengkap dan sesuai, semua dipermudah Mas.

      Cek link ini yah Mas.

      http://sim.korlantas.polri.go.id/booking/home

      Suwun.

  15. Halo mba, makasih infonya sangat detil.. Ohya diatas mba tulis “walaupun sudah daftar online, saya perlu ke bank BRI untuk meminta formulir untuk diisi. ”
    Apakah formulir isian tsb adanya di bank BRI? Dan apakah pembayarannya bisa dilakukan setelah daftar online?
    Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih

    1. Halo Mas.

      Betul Mas. Kita wajib isi formnya.
      Setahu saya form ini hanya ada di Bank BRI yang ada di samsat.
      Karena adanya form tersebut satu kesatuan di Samsat.

      Semoga membantu yah Mas. 🙂

  16. Artikel sangat membantu…Met pagi mba..mau tanya boleh..
    Saya punya SIM c Metrojaya mau mutasi ke daerah Cilacap kebetulan 2 bulan lagi mo expired
    Yg jadi pertanyaan sim lama tuh beda tanggal lahir dengan e-KTP yg sekarang mba..apa masih bisa diperpanjang dgn cara mutasi atau harus ganti baru…? makasih

  17. Saya KTP dan SIM surabaya tp sekarang tinggal di bekasi, trus saya coba daftar perpabjangan online tidak bisa (ada rulisan eror). Apakah bisa saya langsung ke satpas bekasi langsung? Mohon infonya

    1. Dear Mas Hakim.

      Bisa Mas. Coba datang langsung ke Samsat Bekasi.
      Tapi kalau manual harus siap sama antreannya yah, Mas.

      Selamat Berjuang.
      🙂

  18. Dear Mbae Ndueisndue neng ayu tenan..

    Mo tanya nih perihal pendaftaran online ini, setelah daftar via online wajib transfer biaya ke BRI segera baru kita datang ke samsat/gerai/simling?
    Atau bisa bayar entaran di samsat/gerai/simling di tempat saat pengurusan?
    Satu lagi jikalau tidak punya Rek BRI apa bisa transfer via bank lain?

    Maaf kepanjangan, matur suwun..

    1. Hahahaha.
      Si Mas bisa aja.
      Kalau bisa transfer di bri paginya, terus langsung ke satpas.
      Kalau ndak sempet juga, bisa di bank bri di satpas ada atm atau via teller.
      Kayaknya hanya bank BRI rekanannya. Saya ndak tahu BNI atau Mandiri yah. Makanya kalau ndak ada atm BRI bisa via cash di teller Mase.

      Semoga membantu, ya.. 🙂

  19. Kalau surat bukti kesehatannya dr klinik selain di satpaa bagaimana mba? Saya jg tetanggaan deket sama mba. Asal dr boyolali skrg domisili di slipi.

    1. Hai Mba Farida,

      Wah salam kenal Mba. 🙂
      Kalau perihal bukan klinik rekanan saya kurang tahu, Mba.
      Baiknya memang yang dari rekanan saja Mba. Biar aman dan ndak bolak-balik nantinya.

  20. Assalamu’alaikum,,,
    Mbak mau tanya boleh 😊
    Sim saya sim c jatim,sekarang ektp saya sudah pindah ke tegal (karena nikah sama orang tegal hehehe..) dan sekarang tinggal ditangerang. Perpanjang sim nya bisa ditangerang atau harus di tegal yaa ?
    Matur suwun 😊😊

    1. Walaikum salam Mba Ulfah.
      IMHO, kalau EKTP itu sudah berlaku nasional yah Mba
      Coba register di web sim polri,
      kemudian pilih lokasinya di Tangerang yah Mba.
      kalau ndak bisa berarti Mba harus ke Tegal. 😀

  21. Mau tanya mbak
    Klo sim alamat depok. Trus ktp saya sekarang di bogor bagaimana cara prosedur perpanjangan sim nya? Apakah saya harus ke samsat depok/samsat bogor?

    Terima kasih…😊

    1. Halo Mas Putra

      Kalau sudah registrasi via online seharusnya sudah bisa perpanjang di Bogor atau sesuai domisili Masnya. 🙂

      1. Maaf mbak mau tanya…
        Tadi sy coba registrasi perpanjangan sim online, tapi kok gagal terus ya…
        Tulisannya ,” eror validate sim,”
        Itu kenapa ya mbak ?

  22. Lho, saya jg barusan perpanjangan sim A dan C tgl 22 juli 2018 di kawasan PRJ Jkt. Koq mahal ya? Gak tahu rinciannya apa saja. Saya langsung bayar di SIM Keliling kena 265 rb. Sayangnya sy ga tanya rinciannya. Atau mungkin karena sy bukan penduduk Jakarta ya? Moga2 sesuai dg tarifnya. Kalau tfk, ya di ikhlaskan saja. Gimana lg? Tak bisa nunjukkan kwitansi, krn memang tak di kasih.

    1. Hai Mba..

      Itu Mba sudah perpanjang 2 sim, yah? A dan C yah?
      mungkin harga untuk perpanjang 2 sim tersebut sudah senilai itu Mba.. 🙂

  23. Siang mbaa…saya juga mau tanya
    Suami saya kan mau pindah dri bekasi k bogor, brti ktp kk dll ikut domisili bogor
    Nah klo mau perpanjang sim sesuai ktp bogor apa harus ngulang lagi dari awal pembuatan SiM nya??? Dan apa memerlukan biaya yg cukup besar lagi?

    1. Hai Mba Ida.

      Terima kasih sudah mampir Mba.
      Kalau selama SIMnya masih berlaku, harusnya bisa diperpanjang di Domisili Bogor.
      Masuk ke website sim online saja yah, Mba.

      Untuk harga perpanjang masih sama seharusnya Mba. Jadi bisa diikuti sesuai dengan web tersebut.
      beda halnya, kalau suami Mba, SIMnya sudah lewat dari masa berlaku,
      Jadi harus mengulang dari awal seperti daftar SIM baru dan biayanya lebih mahal dari pada perpanjang SIM, Mba.

      Coba dicek websitenya untuk info lebih jelasnya yah, Mba. ^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *