Mengajukan Visa Korea Selatan? Mudah kok..

Yiayy Visa Koreanya diapprove..

Satu dokumen sakti yang perlu disiapkan sebelum memasuki Negara Korea Selatan untuk Warga Negara Indonesia adalah visa yang dikeluarkan dari Kedutaan Besar Korea Selatan yang berada di sebelah rumah sakit Medistera Jakarta. Pengajuan Visa ini seperti halnya kalian menanti hasil keputusan dari lulus atau tidaknya menyandang sebuah gelar, deg-degan dan tidak doyan makan. Menurut saya pribadi seperti itu siy.. hehehe.

Satu hal yang pasti, sebelum atau pada saat proses pengajuan Visa Korsel ini jangan sering-sering buka google dan mengetikkan kata kunci Visa Korea yang ditolak, niscaya rasa tidak doyan makan dan stress gak bisa tidur makin menjadi-jadi. Lebih baik pasrah dan berdo’a semoga hasilnya terbaik. Kalau disetujui berarti memang sudah ditakdirkan, kalau belum disetujui kok kebangetan *eh enggak maksud saya kalau belum di setujui tandanya kita memang harus belajar sabar dan ikhlas lagi.

  1. Kalau ada pertanyaan, baiknya mengajukan visa dulu atau beli tiketnya dulu ya?

Jawaban atas pertanyaan ini tergantung kamu pribadi. Kalau kamu traveler yang penuh dengan budget pasti membeli tiket dulu dari jauh-jauh hari, dan ini yang saya lakukan. Tetapi kalau kalian tidak ada batasan limit uang untuk membeli tiket dalam arti tiket semahal apapun tidak jadi masalah, kalian harus mengajukan visa terlebih dulu. Semua itu ada positif-negatifnya.

Continue reading “Mengajukan Visa Korea Selatan? Mudah kok..”

Berterima Kasih Untuk Diri Sendiri

Busan, 08 April 2019.

Halo, apa kabar? Senang rasanya bisa menyapa lagi dari laman pribadi saya. Tanpa terasa saya telah meninggalkan lama ini hampir 5 bulan lamanya. Dari bulan Januari sampai dengan saat ini ada beberapa hal yang saya prioritaskan sehingga lama-lama laman ini tidak ter­update, maafkan.

Ada banyak hal yang ingin saya bagikan kepada kalian terutama perjalanan saya di Korea Selatan April lalu. Tetapi, saat ini saya tidak ingin bercerita akan hal tersebut. Karena saya ingin bercerita tentang perjalanan hidup saya selama ini. Saya ingin menulis tentang sesuatu yang bisa mengingatkan diri saya sendiri atau kalian untuk selalu bersyukur dan berterima kasih atas apa yang ada dikehidupan ini.

Continue reading “Berterima Kasih Untuk Diri Sendiri”

Menyelusuri City Tour di Ho Chi Minh City

Akhirnya bisa berfoto di Icon Ho Chi Minh City 🙂

Melanjutkan cerita perjalanan ala traveler abal-abal yang kami lakukan di hari ketiga yakni berkeliling city tour di Ho Chi Minh City. Sebelumnya saya minta maaf karena jeda penulisan perjalanan sebelumnya lebih dari satu bulan, bukan karena saya sengaja tidak menulisnya, tetapi karena di Bulan November akhir sampai awal Desember saya cuti panjang karena ibadah Umroh. Setelahnya saya sisipkan satu tulisan perihal beberapa pertanyaan yang tidak terbalas ketika Umroh kemarin.

Dan tulisan itu kalian bisa baca disini : Perjalanan Umroh Ndue-2018

Hari ketiga – Senin 15 Oktober 2018.

Selesai sarapan terakhir di Rosa Hotel kami sepakat untuk melanjutkan perjalanan mulai dari jam 07.30. Lebih cepat 30 menit dari jadwal yang kami buat sebelumnya. Karena kondisi di jalanan yang tidak menentu dan kami harus sudah ada di loket Bus Mekong Ekspress jam 12.15 untuk persiapan berangkat ke Cambodia. Jarak antara Rosa Hotel dengan loket Bus sebenarnya hanya 400 meter saja, tidak terlalu jauh dan tidak membutuhkan waktu lama. Waktu tempuh untuk berjalan kaki hanya 10 menit saja, tetapi karena saat itu kami membawa tas jadinya sebentar-sebentar istirahat. Waktunya jadi 20 menit, dan kami sampai di loket Bus jam 12.30.

Continue reading “Menyelusuri City Tour di Ho Chi Minh City”

Perjalanan Umroh Ndue – 2018

Selesai umroh wajib Ladima Group. Alhamdulillah.

Penutup perjalanan tahun 2018 ini adalah puncak dari kebahagiaan saya sebagai makhluk hidup di dunia ini. Saya berhasil mewujudkan impian hidup saya atau bahkan seluruh umat Islam di dunia ini untuk bisa singgah melihat dan berdo’a di Makkah. Melihat, berjalan mengelilingi Ka’bah adalah impian setiap umat Islam di dunia ini. Tidak ada kalimat yang bisa menggambarkan betapa saya menjadi manusia seperti butiran debu diantara banyak orang dan maha luasnya dunia ciptaan Allah ini.

Pada saat membuat pasport tahun 2013 lalu, impian saya hanyalah menggunakan buku sakti tersebut untuk mengunjungi Arab Saudi. Yang mana sebenarnya Mama saya sudah merayu dari tahun 2011 kalau saya harus membuat pasport dulu sebagai jaga-jaga. Saya selalu menolak karena itu hanyalah sesuatu yang susah saya capai, tetapi Mama saya selalu menyemangati saya bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini selama kita yakin, dan Allah merestui maka tidak ada yang tidak mungkin.

Continue reading “Perjalanan Umroh Ndue – 2018”

Ngebackpacker ke Chu Chi Tunnel, Yuk!

Gerbang masuk Chu Chi Tunnel.

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu datang juga. Minggu pagi di Ho Chi Minh City, adalah waktu yang disepakati untuk kami mengunjungi Museum Chu Chi Tunnel. Museum yang bukan sekedar museum. Di tempat ini kami bisa merasakan langsung bagaimana menjadi tentara Vietnam saat perang melawan Amerika dulu. Dan menurut sejarah tentara Vietnam pintar dalam strategi walau bisa dilihat persenjataan mereka juga tradisional, mereka sukses mengalahkan Amerika. Atas dasar itu juga saya penasaran ingin mengunjungi museum tersebut.

Bersyukur itinerary yang saya susun disetujui oleh Acha. Karena pemikiran kami sama, kami harus mengunjungi museum tersebut. Dan karena saya diberi kewajiban menyusun itinerary selama di Vietnam maka saya membuatnya serinci dan semurah mungkin. Prinsip kami masih teguh untuk backpacker setengah-setengah. Dalam arti setengah berjuang untuk mengecilkan biaya hidup, tetapi setengahnya kami ingin tidur di hotel yang nyaman untuk beristirahat.

Continue reading “Ngebackpacker ke Chu Chi Tunnel, Yuk!”

Bui Vien Night Walking Street – District Vietnam

Bui Vien Night Walking Street.

Menyambung tulisan saya sebelumnya ketika kali pertama sampai di Ho Chi Minh City. Kalian bisa membacanya disini.

Tepat jam 19.30 malam kami memutuskan untuk turun kebawah. Yang pertama dilakukan adalah mengambil paspor kami setelah selesai proses penginputan data kami sebagai tamu di hotel tersebut. Mungkin Mba Resepsionistnya tidak tega melihat kami yang wajahnya udah gak karuan. Saya lagi mabok parah karena jetlag, si Chacha juga udahan kelelahan bawa tas kerilnya. Aduh, Cha.. padahal baru jalan 500 Meter saja lho ya. Hahaha. Jadi si Mbanya meyakinkan bahwa kami lebih baik diantar menuju ruangan kami nanti setelah 30 menit bisa kebawah untuk mengambil paspornya.

Jam 19.30 jalanannya masih lenggang.

Continue reading “Bui Vien Night Walking Street – District Vietnam”

Hello Ho Chi Minh City!

Before depart from Jakarta. Herewith my bestfriend, Archa!

Vietnam adalah Negara pertama untuk memulai Asian Trip saya kali ini. Untuk perjalanan kali ini saya ditemani oleh sahabat saya bernama Archa, atau ChaCha yang mana kalau diartikan dengan bahasa Thailand berarti pelan-pelan. Dan sesuai dengan kesepakatan awal bahwa perjalanan ini kami sepakati dengan tidak terlalu ngoyo. Kalau dirasa lelah, kami memutuskan untuk beristirahat kemudian melanjutkannya lagi.

Karena itu kami resmi menamakan perjalanan ini Backpaker Asian Trip with 3 Countries only in a week. Dibilang nekat kok iya. Dibilang keren kok iya. Dibilang gembel kok iya. Dibilang kere juga iya. Atau pas nanti di Thailand dan Cambodia kami dibilang sok kaya juga iya. Intinya sematan apapun berlaku untuk kami diperjalanan ini.

Continue reading “Hello Ho Chi Minh City!”

BPJS Ketenagakerjaan dicairkan atau diteruskan, ya?

Proses pencairan BPJS Online – ndueisndue.com

Judul ini menjadi pertanyaan untuk beberapa karyawan yang memutuskan untuk mengundurkan diri dari suatu perusahaan. Sebenarnya saya ingin menuliskannya dari beberapa waktu yang lalu. Tetapi, entah kenapa ide ini kemudian tenggelam begitu saja. Barulah sore ini tercetus kembali ketika seseorang menanyakan kepada saya perihal BPJS Ketenagakerjaan setelah resign baiknya di cairkan atau diteruskan saja?

Kalau menurut saya jawaban dari petanyaan tersebut adalah tergantung dari kebutuhan kalian. Pada dasarnya BPJS itu untuk seorang karyawan ada dua.

Continue reading “BPJS Ketenagakerjaan dicairkan atau diteruskan, ya?”

Warna-Warni Lari di Colorrun Hero 2018.

Colorrun CIMB 2018!

Hampir 1 bulan lamanya saya tidak menulis di laman blog pribadi saya. Banyak hal-hal yang saya simpan dan ingin ceritakan disini. Tetapi, saya akan mulai menuliskannya dikemudian hari. Karena akhirnya saya menuliskan pengalaman mengikuti The Happiest Run 5KM-Colorrun from CIMB Niaga 2018. Acara lari dengan bertabur warna-warni yang membuat orang bahagia itu sudah mencuri perhatian saya dari tahun 2016 lalu. Tetapi karena belum memahami dan memantapkan hati jadilah baru 2 tahun kemudian saya ikut acaranya.

Hal pertama yang saya lakukan adalah merayu dan membujuk kakak kesayangan yang bernama Kak Corry itu. Kalau tidak sama dia, entah saya sudah mati gaya rasanya. Dia satu-satunya orang yang tidak pernah menolak saya. Diluar partner saya yang gak mau diajakin ajang beginian. Katanya mendingan ngajak teman cowoknya. Entah modusnya apa. Benar-benar mengikuti acaranya atau ada modus yang lain. Baiklah, akan terlihat nanti loh, ya!

Before the event nih masih kinclong!

Continue reading “Warna-Warni Lari di Colorrun Hero 2018.”

Menginap di Chungking Mansion? Kenapa Tidak!

Papan penginapan di Lantai 16 blok D.

Tulisan ini saya dedikasikan untuk diri saya sendiri dan Cory, teman terbaik saya menjelajahi Asia belakangan ini. Pengalaman menginap di Chungking Mansion selama kami di Hong Kong setahun yang lalu haruslah saya tuliskan dalam sebuah cerita di Blog saya. Sekedar untuk mengingatkan kami pernah ada di masa-masa tersebut.

_____

Tsim Sha Tsui – Hong Kong, setahun yang lalu.

12 – 16 Agustus 2018.

Pada saat proses deal mencari penginapan untuk kami stay di Hong Kong adalah hal yang benar-benar abu-abu. Tidak ada petunjuk enaknya dimana kami harus menginap. Sampai akhirnya tercetus ide dari temannya Cory dan artikel yang saya baca bahwa salah satu tempat yang masuk untuk dikantong kami adalah di daerah Tsim Sha Tsui.

Continue reading “Menginap di Chungking Mansion? Kenapa Tidak!”