Ngebackpacker ke Chu Chi Tunnel, Yuk!

Gerbang masuk Chu Chi Tunnel.

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu datang juga. Minggu pagi di Ho Chi Minh City, adalah waktu yang disepakati untuk kami mengunjungi Museum Chu Chi Tunnel. Museum yang bukan sekedar museum. Di tempat ini kami bisa merasakan langsung bagaimana menjadi tentara Vietnam saat perang melawan Amerika dulu. Dan menurut sejarah tentara Vietnam pintar dalam strategi walau bisa dilihat persenjataan mereka juga tradisional, mereka sukses mengalahkan Amerika. Atas dasar itu juga saya penasaran ingin mengunjungi museum tersebut.

Bersyukur itinerary yang saya susun disetujui oleh Acha. Karena pemikiran kami sama, kami harus mengunjungi museum tersebut. Dan karena saya diberi kewajiban menyusun itinerary selama di Vietnam maka saya membuatnya serinci dan semurah mungkin. Prinsip kami masih teguh untuk backpacker setengah-setengah. Dalam arti setengah berjuang untuk mengecilkan biaya hidup, tetapi setengahnya kami ingin tidur di hotel yang nyaman untuk beristirahat.

Continue reading “Ngebackpacker ke Chu Chi Tunnel, Yuk!”

Bui Vien Night Walking Street – District Vietnam

Bui Vien Night Walking Street.

Menyambung tulisan saya sebelumnya ketika kali pertama sampai di Ho Chi Minh City. Kalian bisa membacanya disini.

Tepat jam 19.30 malam kami memutuskan untuk turun kebawah. Yang pertama dilakukan adalah mengambil paspor kami setelah selesai proses penginputan data kami sebagai tamu di hotel tersebut. Mungkin Mba Resepsionistnya tidak tega melihat kami yang wajahnya udah gak karuan. Saya lagi mabok parah karena jetlag, si Chacha juga udahan kelelahan bawa tas kerilnya. Aduh, Cha.. padahal baru jalan 500 Meter saja lho ya. Hahaha. Jadi si Mbanya meyakinkan bahwa kami lebih baik diantar menuju ruangan kami nanti setelah 30 menit bisa kebawah untuk mengambil paspornya.

Jam 19.30 jalanannya masih lenggang.

Continue reading “Bui Vien Night Walking Street – District Vietnam”

Hello Ho Chi Minh City!

Before depart from Jakarta. Herewith my bestfriend, Archa!

Vietnam adalah Negara pertama untuk memulai Asian Trip saya kali ini. Untuk perjalanan kali ini saya ditemani oleh sahabat saya bernama Archa, atau ChaCha yang mana kalau diartikan dengan bahasa Thailand berarti pelan-pelan. Dan sesuai dengan kesepakatan awal bahwa perjalanan ini kami sepakati dengan tidak terlalu ngoyo. Kalau dirasa lelah, kami memutuskan untuk beristirahat kemudian melanjutkannya lagi.

Karena itu kami resmi menamakan perjalanan ini Backpaker Asian Trip with 3 Countries only in a week. Dibilang nekat kok iya. Dibilang keren kok iya. Dibilang gembel kok iya. Dibilang kere juga iya. Atau pas nanti di Thailand dan Cambodia kami dibilang sok kaya juga iya. Intinya sematan apapun berlaku untuk kami diperjalanan ini.

Continue reading “Hello Ho Chi Minh City!”

BPJS Ketenagakerjaan dicairkan atau diteruskan, ya?

Proses pencairan BPJS Online – ndueisndue.com

Judul ini menjadi pertanyaan untuk beberapa karyawan yang memutuskan untuk mengundurkan diri dari suatu perusahaan. Sebenarnya saya ingin menuliskannya dari beberapa waktu yang lalu. Tetapi, entah kenapa ide ini kemudian tenggelam begitu saja. Barulah sore ini tercetus kembali ketika seseorang menanyakan kepada saya perihal BPJS Ketenagakerjaan setelah resign baiknya di cairkan atau diteruskan saja?

Kalau menurut saya jawaban dari petanyaan tersebut adalah tergantung dari kebutuhan kalian. Pada dasarnya BPJS itu untuk seorang karyawan ada dua.

Continue reading “BPJS Ketenagakerjaan dicairkan atau diteruskan, ya?”

Warna-Warni Lari di Colorrun Hero 2018.

Colorrun CIMB 2018!

Hampir 1 bulan lamanya saya tidak menulis di laman blog pribadi saya. Banyak hal-hal yang saya simpan dan ingin ceritakan disini. Tetapi, saya akan mulai menuliskannya dikemudian hari. Karena akhirnya saya menuliskan pengalaman mengikuti The Happiest Run 5KM-Colorrun from CIMB Niaga 2018. Acara lari dengan bertabur warna-warni yang membuat orang bahagia itu sudah mencuri perhatian saya dari tahun 2016 lalu. Tetapi karena belum memahami dan memantapkan hati jadilah baru 2 tahun kemudian saya ikut acaranya.

Hal pertama yang saya lakukan adalah merayu dan membujuk kakak kesayangan yang bernama Kak Corry itu. Kalau tidak sama dia, entah saya sudah mati gaya rasanya. Dia satu-satunya orang yang tidak pernah menolak saya. Diluar partner saya yang gak mau diajakin ajang beginian. Katanya mendingan ngajak teman cowoknya. Entah modusnya apa. Benar-benar mengikuti acaranya atau ada modus yang lain. Baiklah, akan terlihat nanti loh, ya!

Before the event nih masih kinclong!

Continue reading “Warna-Warni Lari di Colorrun Hero 2018.”

Menginap di Chungking Mansion? Kenapa Tidak!

Papan penginapan di Lantai 16 blok D.

Tulisan ini saya dedikasikan untuk diri saya sendiri dan Cory, teman terbaik saya menjelajahi Asia belakangan ini. Pengalaman menginap di Chungking Mansion selama kami di Hong Kong setahun yang lalu haruslah saya tuliskan dalam sebuah cerita di Blog saya. Sekedar untuk mengingatkan kami pernah ada di masa-masa tersebut.

_____

Tsim Sha Tsui – Hong Kong, setahun yang lalu.

12 – 16 Agustus 2018.

Pada saat proses deal mencari penginapan untuk kami stay di Hong Kong adalah hal yang benar-benar abu-abu. Tidak ada petunjuk enaknya dimana kami harus menginap. Sampai akhirnya tercetus ide dari temannya Cory dan artikel yang saya baca bahwa salah satu tempat yang masuk untuk dikantong kami adalah di daerah Tsim Sha Tsui.

Continue reading “Menginap di Chungking Mansion? Kenapa Tidak!”

Sunrise di Punthuk Setumbu-Magelang (Agustus, 2018)

Sunrise di Punthuk Setumbu – ndueisndue.com

Ketika mendengar tempat bernama Punthuk Setumbu pastilah langsung teringat film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2). Tempat ini menjadi saksi antara Cinta dan Rangga menikmati matahari terbit diantara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Kalau saja di film tersebut Rangga dan Cinta begadang semalaman untuk menunggu matahari terbit, berbeda dengan perjalanan kami minggu lalu. Kami adalah manusia-manusia yang rentan terhadap angin malam, makanya kami perlu tidur untuk kemudian bangun tepat jam 3 pagi.

Baca Juga tulisan saya disini :  Menikmati Sunrise di Puncak Borobudur (Feb, 2018)

Perjalanan dengan jarak tempuh 43 KM, dari penginapan kami menuju desa Ngadiharjo-Magelang. Kami harus berangkat tepat jam 03.30 karena matahari terbit tepat jam 05.40. Kami harus sampai sebelum terlambat. Sejujurnya perlu suatu perjuangan berat untuk bisa bangun pagi dan mengendari motor menuju lokasi ini. Bahkan untuk Hafiz dan Hulman harus berhenti beberapa kali untuk kemudian menggunakan jas hujan walau tidak hujan. Tujuannya satu, supaya angin pagi yang sangat menusuk tulang itu bisa terhalang oleh jas hujan tersebut. Alhasil ide tersebut berhasil dan kami sampai di Punthuk Setumbu jam 05.00 pagi. Perjalanan pagi yang luar biasa.

Tiket dan pos masuk ke Punthuk Setumbu. 300 meter keatas.

Continue reading “Sunrise di Punthuk Setumbu-Magelang (Agustus, 2018)”

Ndue’s Journey To Macau – August (2017)

Spot foto wajib kalau ke Macau.

Perjalanan hari ketiga Summer Holiday ke Hong Kong tahun 2017. Perjalanan setahun yang lalu, tetapi kalau saya tidak menuliskannya di sini, sama saja seperti sebuah cerita yang bisa terlupakan begitu saja. Walaupun terlambat, saya akan menuliskan disini sebagai pengingat bahwa saya pernah dalam suatu perjalanan yang luar biasa menyenangkan.

Perjalanan ini terjadi di Bulan Agustus 2017. Saat dimana saya belum menggunakan hijab. Tak apa, saya yang memutuskan untuk tetap menuliskannya. Manusia pasti punya cerita atau kisah masa lalu. Pun dengan saya. Jadi biarkan saja saya melanjutkan perjalanan saya bersama Cory menikmati Liburan Musim Panas di Hong Kong.

——————————–

Hong Kong, 14 Agustus 2017.

Hari itu Senin. Saat dimana saya dan Cory harus melakukan sebuah misi penting. Penjemputan Dimas di Macau. Suatu kebetulan yang aneh, karena sebelumnya kami tidak janjian untuk liburan bareng ke Negara Hong Kong ataupun Macau. Intinya, iseng dia menanyakan saya mau jalan kemana, dan Bu Okta yang waktu itu semobil saat kami menuju ke tempat kerja mengatakan saya mau ke Hong Kong. Dari kebetulan itu, setelah dicek tanggalnya ternyata sama dengan si Dimas. Jadinya saya konfirmasi ke Cory bahwa ada misi penjemputan ke Macau dihari ketiga.

Paspor and Ticket, ready depart to Macau!

Continue reading “Ndue’s Journey To Macau – August (2017)”

Berburu Tiket Ke Korea Di Cathay Pacific Travel Fair – 2018

Finally KOREA we will meet soon!

Baru saja saya kepikiran untuk tahun depan kok ya belum ada nih wishlist atau tiket yang sudah di-issued untuk traveling tahun depan. Rencana sudah ada beberapa, tapi masih belum yakin untuk bisa berangkat atau membelinya. Terlebih kalau memikirikan budget tahun depan. Duh.. apa harus dikalahkan dulu yah impian travelingnya? Oh, No!

Juga kepikiran karena status saya adalah pegawai baru yang belum apa-apa sudah mengajukan cuti di bulan Oktober dan November ini kok ya ndilalah sayanya kepikiran apa iya memungkinkan saya untuk mengambil cuti panjang lagi? Ah, lihat nanti saja deh gimana. Yang penting niat dulu, ya!

Continue reading “Berburu Tiket Ke Korea Di Cathay Pacific Travel Fair – 2018”

Sebuah Penyesuaian :)

Feeling so blessed. 🙂

Seminggu yang lalu saya ingat betul bagaimana rasanya menjadi galau. Galau bukan karena perkara percintaan. Melainkan besok menjadi hari pertama saya bekerja ditempat yang baru. Ternyata, saya sudah melalui selama seminggu. Dan bersyukur saya mulai terbiasa akan beradaptasi di tempat yang baru.

Sahabat saya, Chacha namanya. Kalau cerita dengan dia rasanya gak bisa berhenti tertawa dan tertohok. Dia orang yang saya tanyai, jawabannya itu selalu nyeleneh. Seminggu yang lalu saya menanyakan hal ini:

“Cha, kira-kira aku besok gimana yah? Pasti akan berbeda jauh dengan tempat yang lama. Aku galau dan takut, Cha..”

Kalian tahu jawabannya apa? (Panggilan dia kesaya itu Ces, menandakan panggilan saya Princess ke saya. Hahaha) Okay, begini jawabannya..

“Ces, aku pernah baca dulu waku SD, salah satu ciri makhluk hidup didunia ini adalah bisa beradaptasi. Nah, kamu bisa menilai besok kamu makhluk hidup atau tidak.”

Continue reading “Sebuah Penyesuaian :)”